PROSA.ID, Yogyakarta – Politisi Partai Golkar, Gandung Pardiman, meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, Selasa (27/10/2026) pukul 10.00 WIB.
Keluarga menjadwalkan pemakaman anggota DPR RI tersebut pada Selasa sore pukul 17.00 WIB di makam keluarga di Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.
Putra almarhum, Syarief Guska Laksana, membenarkan kabar duka tersebut.
Ia mengatakan, ayahnya sempat menunjukkan perkembangan kondisi yang membaik setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Namun, kondisi Gandung kembali menurun pada Selasa dini hari.
“Bapak mengembuskan napas terakhir tadi Selasa pagi jam 10 di ruang ICU RS Panti Rapih,” kata Syarief yang juga ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DIY.
Gandung Pardiman Sempat Dirawat karena Demam
Syarief menjelaskan, keluarga membawa Gandung ke RS Panti Rapih pada Jumat (23/10/2026) setelah almarhum mengalami demam.
Kondisinya sempat membaik pada Minggu, tetapi kembali menurun pada Selasa dini hari.
Keluarga kemudian menyampaikan kabar meninggalnya Gandung sekaligus memohon doa dari masyarakat.
Syarief juga meminta masyarakat memaafkan kesalahan dan kekhilafan ayahnya selama hidup.
Ia berharap doa masyarakat mengiringi kepergian sang ayah.
“Keluarga juga memohon maaf kepada semua pihak yang pernah berinteraksi dengan almarhum,” ungkapnya.
Gandung Dimakamkan di Ponjong Sore Ini
Keluarga akan memakamkan Gandung Pardiman di makam keluarga di Ponjong, Gunungkidul, Selasa pukul 17.00 WIB.
Menurut Syarief, almarhum bahkan telah menyiapkan sendiri makam tersebut ketika masih sehat.
“Bapak telah menyiapkan sendiri makamnya saat beliau masih sehat,” ungkap Syarief.
Rencana pemakaman itu menjadi bagian dari penghormatan terakhir keluarga kepada almarhum.
Pernah Menjadi Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD DIY
Dalam perjalanan politiknya, Gandung Pardiman dikenal sebagai politisi Partai Golkar yang pernah menduduki sejumlah jabatan legislatif. Ia pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.
Sebelum itu, Gandung juga pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta dari Fraksi Golkar pada periode 2004–2009.
Kiprahnya di lembaga legislatif turut mewarnai perjalanan politik Golkar di DIY.
Wakil Ketua DPD Partai Golkar DIY, Agus Mulyono, turut membenarkan kabar meninggalnya Gandung.
Ia mengaku menerima informasi tersebut dari seseorang yang selama ini mendampingi almarhum.
“Insyaallah benar meninggal, karena yang menelepon itu temanku yang selalu mendampingi beliau,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).
Agus juga menyebut Gandung telah menjalani cuci darah selama beberapa tahun.
“Saya berencana mendatangi rumah duka untuk mengikuti perkembangan informasi mengenai prosesi pemakaman,” pungkasnya. (Ken).
