PROSA.ID, Yogyakarta – PT Railink melayani sebanyak 1.129.627 penumpang Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Capaian tersebut meningkat 1,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.117.749 penumpang.
Peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan semakin banyak masyarakat memilih KA Bandara YIA sebagai moda transportasi menuju dan dari Bandara Yogyakarta International Airport.
Masyarakat Semakin Memilih KA Bandara YIA
PT Railink mencatat, layanan KA Bandara YIA Reguler melayani 763.216 penumpang selama lima bulan pertama 2026.
Angka itu naik 7,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 710.021 penumpang.
Di sisi lain, layanan KA Bandara YIA Xpress mengangkut 366.411 penumpang.
Meski jumlahnya sedikit menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 407.729 penumpang, masyarakat tetap memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan waktu tempuh yang lebih singkat menuju bandara.
Tingginya mobilitas masyarakat dan meningkatnya kebutuhan transportasi yang tepat waktu ikut mendorong pertumbuhan pengguna KA Bandara YIA.
Railink Perkuat Layanan dan Tingkatkan Kenyamanan
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho mengatakan, perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin tinggi.
Ia mengklaim, PT Railink mengoptimalkan operasional perjalanan kereta, memperluas kemudahan pemesanan tiket, serta memperkuat integrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya.
Langkah tersebut, membuat perjalanan menuju bandara menjadi lebih praktis, cepat, dan nyaman.
“Pertumbuhan jumlah pelanggan KA Bandara YIA menunjukkan masyarakat semakin percaya terhadap layanan transportasi publik yang terintegrasi, aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Porwanto, Kamis (11/6/1026).
Menurutnya, PT Railink akan terus menghadirkan inovasi layanan agar semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi publik menuju bandara.
KA Bandara YIA Dukung Pariwisata dan Ekonomi DIY
Porwanto menjelaskan, KA Bandara YIA berperan penting dalam memperkuat konektivitas transportasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Kehadiran layanan ini juga membantu memperlancar mobilitas wisatawan dan pelaku usaha yang datang ke Yogyakarta,” ujarnya.
Melalui layanan transportasi yang cepat dan bebas macet, lanjut Porwanto, PT Railink mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi daerah.
“Kami juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan transportasi massal yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi,” paparnya.
Railink Ajak Masyarakat Gunakan KA Bandara
Porwanto mengajak masyarakat menjadikan KA Bandara YIA sebagai pilihan utama untuk bepergian menuju bandara.
Selain menawarkan perjalanan yang tepat waktu, layanan ini juga memberikan kenyamanan dan kepastian jadwal bagi penumpang pesawat.
“Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan,” jelasnya.
Penumpang Diminta Datang Lebih Awal
PT Railink juga mengimbau penumpang menjaga barang bawaan selama perjalanan.
Jika penumpang kehilangan barang atau menemukan barang tertinggal, petugas akan membantu melalui layanan lost and found yang tersedia.
Selain itu, PT Railink meminta calon penumpang pesawat datang lebih awal ke bandara.
Penumpang penerbangan internasional disarankan tiba tiga jam sebelum keberangkatan, sedangkan penumpang domestik dua jam sebelum jadwal terbang.
“Dengan pertumbuhan jumlah pengguna yang terus meningkat, kami KA Bandara YIA akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu menuju Bandara Yogyakarta International Airport,” pungkasnya. (Ken).
