Home » Hari Lahir Pancasila 2026, KAI Daop 6 Hadirkan Paduan Suara Atma Jaya di Stasiun Yogyakarta

Hari Lahir Pancasila 2026, KAI Daop 6 Hadirkan Paduan Suara Atma Jaya di Stasiun Yogyakarta

Penampilan Paduan Suara UAJY dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila di Stasiun Yogyakarta Senin (1/6/2026). (prosa/ken).

PROSA.ID, Yogyakarta – KAI Daop 6 Yogyakarta menghadirkan suasana berbeda saat memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Untuk pertama kalinya, KAI menghadirkan paduan suara secara langsung di Stasiun Yogyakarta dengan menggandeng Paduan Suara Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta untuk membawakan lagu Indonesia Raya.

Ratusan penumpang ikut berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan khidmat.

Momen tersebut menciptakan suasana haru sekaligus membangkitkan semangat kebangsaan.

KAI Beri Pengalaman Baru Bagi Penumpang

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi pelanggan.

Biasanya, stasiun memutar lagu Indonesia Raya melalui audio. Namun kali ini, paduan suara membawakannya secara langsung.

“Hari ini kami menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan kereta api,” kata Feni.

Menurut Feni, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap Hari Lahir Pancasila.

Di sisi lain, KAI juga ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air di ruang publik.

KAI Buka Ruang Kolaborasi Seni dan Budaya

Feni menegaskan, stasiun tidak hanya berfungsi sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan.

KAI juga ingin menjadikan stasiun sebagai ruang kolaborasi.

Oleh karena itu, KAI membuka kesempatan bagi komunitas seni, budaya, dan pendidikan.

“Kami ingin stasiun menjadi ruang yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Paduan Suara Atma Jaya Siapkan Penampilan Khusus

Ketua Paduan Suara Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Anggriyani Meta, mengaku senang mendapat kesempatan tampil.

Menurutnya, penampilan tersebut menjadi momen spesial karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.

Kelompok paduan suara itu melakukan latihan intensif sebelum tampil.

Mereka mempersiapkan lagu Indonesia Raya dan sejumlah lagu hiburan.

“Kami berlatih sejak beberapa hari lalu untuk memberikan penampilan terbaik,” katanya.

Galang Dana Menuju Kompetisi Internasional di Korea Selatan

Selain tampil di stasiun, paduan suara juga menggelar penggalangan dana.

Mereka menyanyikan sejumlah lagu populer untuk menghibur masyarakat.

Beberapa lagu yang dibawakan antara lain Sayang, Rungkad, Pamer Bojo, Panah Asmara, dan Koyo Jogja Istimewa.

Dana tersebut akan mendukung keberangkatan tim ke kompetisi internasional.

Paduan Suara Atma Jaya akan mengikuti Busan International Choral Festival di Korea Selatan. yang berlangsung pada Oktober 2026.

Sebanyak 34 mahasiswa akan mewakili Indonesia dalam ajang tersebut. Mereka berasal dari berbagai angkatan dan program studi.

Butuh Dana Hingga Rp500 Juta

Agnes memperkirakan kebutuhan dana mencapai Rp400 juta hingga Rp500 juta.

Dana tersebut digunakan untuk transportasi, akomodasi, dan kebutuhan kompetisi.

Meski pihak kampus memberikan dukungan kepada tim, namun, mahasiswa tetap melakukan penggalangan dana secara mandiri.

Mereka rutin tampil di sejumlah kawasan Yogyakarta. Beberapa lokasi favorit antara lain Prawirotaman, Mangkubumi, Kuliner UGM, dan Mrican. (Ken).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *