PROSA.ID, Yogyakarta – Peringatan Hari Kartini 2026 di Stasiun Tugu Yogyakarta berlangsung berbeda.
Seluruh operasional stasiun terbesar di wilayah Daop 6 itu untuk sehari penuh dijalankan oleh petugas perempuan atau Srikandi Kereta Api.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta, Fenny Novida Saragih, mengatakan langkah ini merupakan bentuk apresiasi terhadap peran perempuan sekaligus menghidupkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini.
“Seluruh lini operasional di Stasiun Yogyakarta diisi oleh petugas perempuan, mulai dari kepala stasiun, pelayanan, operasional hingga Polsuska,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Tak hanya mengambil alih operasional, peringatan Hari Kartini juga diramaikan berbagai kegiatan interaktif bagi penumpang.
Mulai dari merangkai bunga, kuis berhadiah, hingga pembagian bunga mawar khusus bagi penumpang perempuan.
Fenny menegaskan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peluang yang sama untuk berkarier di sektor perkeretaapian, termasuk di bidang operasional yang selama ini identik dengan laki-laki.
Namun, ia mengakui masih ada keterbatasan. Hingga kini, posisi masinis di wilayah Daop 6 Yogyakarta belum diisi oleh perempuan.
Sementara itu, untuk jabatan kepala stasiun, sudah ada tiga perempuan yang menduduki posisi tersebut.
Keterlibatan Perempuan Masih 5 Persen
Secara keseluruhan, jumlah pekerja perempuan di Daop 6 masih relatif kecil. Dari total 1.964 pegawai, sebanyak 96 di antaranya adalah perempuan atau sekitar 5 persen.
“Kami terus membuka peluang yang sama bagi perempuan untuk bergabung dan berkembang di KAI,” jelasnya.
Selain mendorong kesetaraan di internal perusahaan, KAI juga menghadirkan sejumlah inovasi layanan bagi penumpang perempuan.
Salah satunya, melalui fitur female seat map di aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan penumpang perempuan memilih tempat duduk berdekatan dengan sesama perempuan.
Fasilitas lain yang disediakan antara lain ruang laktasi di stasiun serta ruang ganti popok bayi pada kereta generasi baru berbahan stainless steel.
Penumpang Naik 8 Persen di Triwulan I 2026
Sementara dari sisi kinerja, Daop 6 Yogyakarta mencatat peningkatan jumlah penumpang pada Triwulan I 2026.
Total penumpang mencapai sekitar 3,05 juta orang atau naik 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kenaikan ini dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat selama angkutan Lebaran serta libur panjang keagamaan,” ungkap Feni.
Terkait rencana pengembangan jaringan, termasuk wacana reaktivasi jalur dan stasiun seperti Kalasan, KAI menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.
“KAI sebagai operator siap mendukung sesuai penugasan. Saat ini masih dalam tahap kajian untuk melihat kebutuhan masyarakat,” pungkas Fenny. (Ken).
