Home » DIY Siapkan Materi Budaya Jawa untuk Radio dan TV Suriname

DIY Siapkan Materi Budaya Jawa untuk Radio dan TV Suriname

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat menerima Duta Besar RI untuk Suriname, Agus Priono di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (19/10/2026). (istimewa).

PROSA.ID, Yogyakarta – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menyiapkan dukungan untuk melestarikan budaya Jawa di Suriname. 

Salah satu langkahnya melalui kolaborasi pengisian materi kebudayaan dalam siaran radio dan televisi setempat.

Upaya ini menyasar generasi muda keturunan Jawa di Suriname yang mulai kehilangan minat untuk mengenal dan mendalami budaya leluhurnya.

Rencana tersebut mengemuka dalam audiensi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Suriname, Agus Priono, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (19/10/2026). 

Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, Sri Sultan meminta Pemda DIY mendukung upaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Suriname dalam menjaga kelestarian budaya Jawa.

“Tadi juga Bapak Gubernur minta support dari kita. Nanti kita akan siapkan bahan-bahannya melalui Bu Dian, Kepala Dinas Kebudayaan, untuk mengisi acara, baik itu di radio maupun di TV yang ada di sana,” kata Ni Made seusai pertemuan.

DIY Siapkan Materi Budaya yang Menarik bagi Generasi Muda

Ni Made menjelaskan, Pemda DIY akan menyiapkan beragam materi kebudayaan yang mengikuti perkembangan zaman. 

Pemda DIY ingin mengemas promosi budaya secara kreatif agar masyarakat Suriname, terutama generasi muda, tertarik mengenal warisan budaya Jawa.

Menurut dia, penyajian materi yang beragam dapat mencegah promosi budaya terasa monoton sekaligus membuka peluang bagi masyarakat Suriname untuk mempelajari tradisi Jawa lebih dalam.

“Saya kira (kolaborasi/dukungan materi) dengan beraneka ragam ya, ini kan berkembang terus ya budaya itu dan tidak membosankan. Mungkin juga ini akan mempengaruhi minat masyarakat di Suriname untuk lebih mendalami budaya Jawa,” ujarnya.

80 Ribu Keturunan Indonesia Tinggal di Suriname

Duta Besar RI untuk Suriname Agus Priono mengungkapkan, masyarakat keturunan Indonesia masih menjaga adat dan budaya Jawa di negara Amerika Selatan tersebut.

Dari total penduduk Suriname yang mencapai sekitar 630 ribu jiwa, sekitar 17 persen atau kurang lebih 80 ribu orang merupakan keturunan Indonesia. 

Mayoritas di antaranya berasal dari Jawa. Kelompok keturunan Indonesia juga menjadi kelompok etnis terbesar ketiga di Suriname.

Meski demikian, Agus menyoroti tren penurunan minat generasi muda untuk mempelajari budaya leluhur mereka. 

Kondisi ini mendorong KBRI Suriname menjajaki kerja sama dengan Pemda DIY agar tradisi Jawa tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat setempat.

“Jadi saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur bahwa Alhamdulillah adat budaya Jawa itu masih lestari, masih bagus di Suriname. Namun ada tren kepeminatan untuk generasi muda itu semakin menurun,” ungkap Agus.

Ia berharap kolaborasi dengan Pemda DIY dapat memperkuat upaya pelestarian budaya dan tradisi Indonesia, khususnya budaya Jawa, bagi generasi berikutnya.

DIY Diharapkan Dukung Misi Budaya dan Indo Fair

Selain kolaborasi melalui radio dan televisi, Agus juga menyampaikan harapan agar DIY mendukung pelaksanaan misi kebudayaan dan berpartisipasi dalam Indo Fair, agenda tahunan yang menarik perhatian masyarakat Suriname.

“Penyelenggaraan terakhir, Indo Fair tercatat dihadiri hingga 14 ribu orang,” jelasnya. 

Agenda tersebut menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Suriname secara langsung.

KBRI Suriname juga mengembangkan pendekatan promosi yang memanfaatkan potensi lokal. 

Salah satunya melalui musik pop Suriname yang dipadukan dengan nuansa Jawa agar pesan kebudayaan Indonesia lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

“Kita gali dari lokal. Tapi nuansanya, semangatnya adalah promosi Indonesia, promosi Jawa di Suriname,” pungkas Agus. (Ken). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *