Home » Lucky Draw Vespa Rp57 Juta hingga Tony Q Meriahkan Jogja Scooter Parade 2026, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Lucky Draw Vespa Rp57 Juta hingga Tony Q Meriahkan Jogja Scooter Parade 2026, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Konferensi pers Jogja Scooter Parade, Selasa (21/7/2026). (prosa/ken).

PROSA.ID, Yogyakarta – Jogja Scooter Parade (JSP) 2026 siap menjadi festival budaya skuter terbesar di Yogyakarta.

Mengusung tema Scooter Culture & Celebration, acara yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC) ini, menargetkan lebih dari 12 ribu pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Ketua Penyelenggara Jogja Scooter Parade, Cahyo Wijoyono mengatakan, JSP 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpul para skuteris, tetapi juga wadah untuk mengangkat kreativitas komunitas, industri kreatif, dan pariwisata Yogyakarta.

“Kami ingin membuat event yang berbeda di Yogyakarta. Tidak sekadar berkumpul, tetapi juga menunjukkan bahwa komunitas skuter memiliki karya, kreativitas, hingga produk-produk yang layak dipromosikan lebih luas,” ujar Cahyo dalam konferensi pers, Selasa (21/7/2026).

Angkat Karya Bengkel Lokal dan Industri Kreatif

Cahyo menjelaskan, selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas.

Misalnya Show and Shine, kontes modifikasi, Dyno Test, Fun Dyno, Fun Rally, workshop restorasi dan modifikasi, safety riding, hingga pameran produk aftermarket, apparel, aksesori, serta UMKM komunitas skuter.

“Kami menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata, serta menghadirkan dua perusahaan suku cadang Vespa asal Jerman, yakni SIP Scooter Shop dan Scooter Center,” ungkapnya.

Selain peserta dari seluruh Indonesia, komunitas skuter dari Malaysia dan Thailand juga telah memastikan kehadiran mereka dalam acara tersebut.

“Kami berharap ini menjadi titik awal. Tahun depan kami ingin Jogja Scooter Parade menjadi agenda rutin setiap akhir Juli dan masuk kalender event pariwisata Yogyakarta,” kata Cahyo.

Lucky Draw Dua Vespa Didukung SIP Jerman

Sebagai daya tarik utama, panitia menyiapkan dua unit Vespa sebagai hadiah lucky draw bagi seluruh pembeli tiket, baik secara online maupun langsung di lokasi.

Hadiah tersebut terdiri atas satu Vespa klasik dan satu Vespa matik yang direstorasi oleh sejumlah bengkel lokal Yogyakarta dengan dukungan penuh komponen dari SIP Scooter Shop Jerman.

Cahyo menyebut, seluruh proses restorasi dilakukan secara gotong royong oleh komunitas dan bengkel lokal, mulai dari perbaikan bodi, pengecatan, hingga modifikasi.

Namun, komponen dari Jerman masih tertahan dalam proses clearance Bea Cukai sehingga kendaraan yang dipamerkan selama acara masih menggunakan spesifikasi standar.

“Begitu seluruh sparepart datang, kendaraan pemenang akan kami pasang seluruh komponennya. Ini akan menjadi salah satu Vespa spesial yang mendapat dukungan langsung dari SIP Jerman,” ujarnya.

Cahyo mengungkapkan, nilai komponen yang disiapkan mencapai sekitar 3.000 euro atau setara sekitar Rp57 juta.

“Selain lucky draw, kami juga akan melelang satu unit scooter matik modifikasi hasil kolaborasi bengkel lokal Yogyakarta dengan dukungan komponen dari Scooter Center Jerman,” jelasnya.

Tony Q hingga Shaggydog Ramaikan Festival

Jogja Scooter Parade 2026 juga menghadirkan panggung musik selama dua hari.

Hari pertama akan dimeriahkan Shaggydog, Bravesboy, Jumat Gombrong, Kingmasmus, Banyak Bunyik Republik, Akrosh, Just For Fun, dan Lia Yures.

Sementara hari kedua menghadirkan Tony Q, Denny Frust, Apollo 10, Alceena Inside, Sarcastic, dan Lawrider.

Pengundian lucky draw akan dilakukan di Main Stage sebelum penampilan Tony Q.

IMI DIY: Event Perkuat Pariwisata dan Ekonomi

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY, KPH Purbodiningrat menyatakan, pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Jogja Scooter Parade karena memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY.

IMI, lanjut Purbo, tidak hanya menaungi olahraga otomotif. Namun, juga berbagai kegiatan otomotif yang berkaitan dengan pariwisata, keselamatan berkendara, dan pengembangan komunitas.

“Kami sangat mendukung penyelenggaraan Jogja Scooter Parade. Event seperti ini tidak hanya mempertemukan komunitas, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata,” katanya..

Ia menilai, penyelenggaraan festival pada periode tanpa libur panjang menjadi strategi yang tepat untuk menjaga kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.

“Ketika tidak ada long weekend, kehadiran event seperti ini mampu menjaga pergerakan wisatawan sehingga roda perekonomian tetap berputar,” ujarnya.

Jaga Keselamatan dan Kondusivitas

KPH Purbodiningrat menegaskan, seluruh peserta tetap harus mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama berada di Yogyakarta.

Ia menilai, keberhasilan sebuah event otomotif tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga keselamatan serta citra Yogyakarta sebagai kota wisata.

“Kami berharap seluruh peserta mematuhi aturan yang telah disepakati. Dengan begitu Jogja Scooter Parade dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar tanpa mengganggu kondusivitas daerah,” katanya.

Polisi Lakukan Penyekatan, Skuter Over Dimensi Diputar Balik

Kasubditkamsel Polda DIY, Widya Mustikaningrum menambahkan, fokus utama pengamanan dilakukan melalui pendekatan preemtif dan preventif.

“Kami akan melakukan penyekatan di sejumlah pintu masuk menuju wilayah DIY,” jelasnya.

Widya menegaskan, pihaknya akan memutar balik kendaraan skuter yang melanggar kesepakatan, terutama kendaraan dengan modifikasi over dimensi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun ketertiban lalu lintas.

“Kami akan melakukan penyekatan di pintu-pintu masuk DIY. Jika ditemukan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, akan diminta putar balik. Kami juga meminta peserta tidak berkeliaran menggunakan kendaraan modifikasi ekstrem selama berada di Yogyakarta,” tegasnya. (Ken).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *