PROSA.ID, Yogyakarta – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Kabupaten Bantul, pada Senin (6/7/2026).
Korban bernama Muhammad Bara Rizki Wardana (8), warga Modalan, Banguntapan, Bantul, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah mengapung di perairan sekitar Pantai Bugel, Kabupaten Kulon Progo.
Warga Pertama Kali Melihat Korban Mengapung
Korban ditemukan setelah sejumlah warga melihat sesosok tubuh mengapung di perairan Pantai Bugel sekitar pukul 16.20 WIB.
Warga kemudian mengajak rekannya untuk mengevakuasi korban ke lokasi yang aman dan jauh dari bibir pantai sebelum melaporkan temuan tersebut kepada SAR Linmas dan Posko SAR Gabungan.
Selanjutnya, tim gabungan mengevakuasi korban menggunakan ambulans.
Tim Inafis Polres Kulon Progo bersama petugas RSUD Wates kemudian melakukan proses identifikasi.
Tim SAR Kerahkan Empat SRU
Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis mengatakan, operasi pencarian memasuki hari kedua dengan mengerahkan empat Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir area melalui jalur darat, laut, dan udara.
SRU darat menyisir kawasan Pantai Pandansari hingga lokasi kejadian serta dari Pantai Gua Cemara menuju Pantai Cangkring.
Sementara itu, SRU laut menggunakan jukung melakukan pencarian hingga kawasan Muara Progo.
Tim drone juga memantau wilayah sekitar lokasi kejadian, Muara Progo, dan Pantai Samas dari udara.
“Pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara maksimal dengan membagi area pencarian melalui penyisiran darat, laut, dan udara. Pada pukul 16.20 WIB, korban berhasil ditemukan di perairan sekitar Pantai Bugel, Kulon Progo, sekitar 13 kilometer dari lokasi awal kejadian di Pantai Gua Cemara,” ujar Rio Banupanitis.
Operasi SAR Berakhir Setelah Korban Ditemukan
Rio menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian selama dua hari terakhir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam operasi ini,” ungkapnya.
Rio mengungkapkan, dengan ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia satu orang terseret ombak di Pantai Gua Cemara resmi ditutup.
“Seluruh personel dikembalikan ke satuannya masing-masing,” katanya.
Korban Hilang Sejak Minggu Siang
Sebelumnya, Muhammad Bara Rizki Wardana dilaporkan terseret ombak di Pantai Gua Cemara pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.27 WIB.
Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian sejak hari pertama dengan melibatkan berbagai unsur penyelamat.
Setelah dua hari operasi, korban akhirnya ditemukan mengapung di perairan Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi awal kejadian, sebelum dievakuasi ke daratan untuk proses identifikasi. (Ken).
