PROSA.ID, Yogyakarta – Tim SAR Gabungan menemukan korban tenggelam di Sungai Oya, kawasan Lembah Sungai Oya, Plarangan, Imogiri, Kabupaten Bantul, pada hari kedua operasi pencarian, Selasa (21/7/2026).
Korban ditemukan sekitar lima meter dari lokasi diduga tenggelam dengan kedalaman sekitar dua meter.
Korban diketahui bernama Taufan Aktafiama (27), warga Grujugan RT 06, Kabupaten Bantul.
Tim penyelam SAR Gabungan menemukan korban pada pukul 12.10 WIB, kemudian langsung mengevakuasi jenazah untuk diserahkan kepada pihak berwenang.
Empat SRU Sisir Sungai Oya
Koordinator Unit Siaga SAR Kota Yogyakarta, Nugroho Adi, menjelaskan tim membagi operasi pencarian ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) agar seluruh area dapat dijangkau secara maksimal.
SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan drone kapal yang dilengkapi sonar. SRU 2 melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
SRU 3 menyisir melalui jalur air, sedangkan SRU 4 melakukan pemantauan dari jalur darat.
“Pada hari kedua operasi, pencarian kami lakukan dengan metode penyisiran terpadu. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur SAR Gabungan, korban berhasil ditemukan pada pukul 12.10 WIB,” ujar Nugroho.
Korban Ditemukan Dekat Lokasi Awal
Nugroho mengatakan, tim memusatkan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan mempertimbangkan karakteristik arus Sungai Oya serta hasil pemetaan yang telah dilakukan sejak hari pertama operasi.
“Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal diduga tenggelam, yakni sekitar lima meter dari lokasi kejadian pada kedalaman dua meter. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
SAR Apresiasi Sinergi Tim Gabungan
Nugroho mengapresiasi seluruh personel dari berbagai instansi dan relawan yang terlibat dalam operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras selama proses pencarian. Sinergi antarinstansi dan para relawan menjadi faktor penting sehingga korban dapat segera ditemukan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun kawasan perairan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan faktor risiko saat beraktivitas di sungai dan selalu mengutamakan keselamatan diri agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Operasi SAR hari kedua berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dan melibatkan Tim SAR Gabungan dari berbagai instansi serta organisasi potensi SAR di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Frista).
