PROSA.ID, Yogyakarta – Film Tunggu Aku Sukses Nanti yang dibesut sutradara Naya Anindita telah tayang mulai 18 Maret 2026 dan berhasil menembus 3 juta lebih penonton hingga akhir penayangannya belum lama ini.
Film ini dibintangi oleh Ardit Erwandha, Afgan, Enzy, Reza Candhika, Adzana Ashel, Lulu Tobing, Maudy Effrosina, Aryo Wahab, dan masih banyak lagi aktor ternama lainnya.
Film ini mengisahkan tokoh utama bernama Arga yang diperankan oleh Ardit Erwandha. Berdurasi 110 menit, film ini menceritakan kisah problematika keluarga.
Arga merasa keluarganya selalu diremehkan karena kondisi ekonominya di bawah dari keluarga yang lain. Tak hanya itu, ia juga selalu dibanding-bandingkan dengan sepupunya.
Sampai suatu hari, ia bisa membuktikan kesusksesan kepada keluarga besarnya. Namun, bukan apresiasi yang didapat tapi malah semakin dibandingkan dan yang menjadi puncak konflik dalam film ini.
Selain menceritakan perjuangan Arga, film ini juga mengisahkan tentang percintaan tokoh utama. Kisah percintaan Arga harus kandas di tengah jalan disaat Arga sedang berproses dan hampir meraih titik tertingginya.
Andien yang diperankan oleh Maudy Effrosina sebagai pacar Arga, meminta kepastian. Tetapi ia merasa belum cukup yakin untuk menikah.
Alur cerita yang mengangkat tentang kondisi ekonomi dalam keluarga membuat cerita ini relate dengan beberapa orang, sehingga bukan hal mengejutkan jika film ini meraih box office pada awal penayangannya.
Film ini memberikan kesan sedih, haru, dan komedi secara bersamaan. Saat menonton film banyak scene yang akan membuat tangis penoton pecah tetapi tetap ada komedi di dalamnya.
Di beberapa scene, penoton akan dibuat menangis dan tertawa secara bersamaan. Hal ini karena kehadiran Reza Candhika dengan gaya komedinya mampu mencairkan suasana di tengah ketegangan konflik.
Ada beberapa pesan yang terkandung dalam film ini. Diantaranya adalah perjuangan tidak akan berakhir sia-sia jika kita mau terus berusaha membuat kita untuk maju, bukan malah berhenti berusaha. Menariknya, presure justru terkadang diperlukan untuk mendorong kita untuk terus berjuang. (elz).
).
