PROSA.ID, Yogyakarta – Kolaborasi dunia fashion dan kreativitas kampus melahirkan karya baru.
CRSL Meet Fren menggandeng Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM dalam proyek kolaborasi bertajuk ‘After Class’ yang mengusung pesan From Idea to Identity. From Two to One.
Kolaborasi tersebut berlangsung di GIK UGM pada 28–30 Agustus 2026.
Rangkaian acara ini menjadi ruang pertemuan bagi dua entitas dengan latar belakang berbeda untuk menyatukan karakter, kreativitas, dan semangat inovasi dalam sebuah karya bersama.
Sesi utama berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) melalui Official Collaboration Reveal.
Direktur GIK UGM, Alfatika Aunuriella Dini, bersama CEO CRSL, Hidayat Rifai meresmikan kolaborasi tersebut secara simbolis.
Kolaborasi CRSL x GIK UGM menghasilkan sejumlah merchandise eksklusif, mulai dari T-shirt, tumbler, topi, tas ransel, hingga sweatshirt.
Berawal dari Ketertarikan terhadap GIK UGM
CEO CRSL, Hidayat Rifai mengatakan, kolaborasi tersebut berawal dari ketertarikannya terhadap perkembangan dan inovasi yang berlangsung di GIK UGM.
“Sebenarnya ini terpicu pas datang ke GIK dan melihat perkembangan dan inovasinya sejauh ini. Spirit dan effort secara berkelanjutan untuk menghidupkan GIK ini saya rasa serupa dengan visi dari CRSL,” katanya, Sabtu (29/8/2026).
Menurutnya, CRSL memiliki visi untuk menghidupkan lima karakter sebagai teman terbaik kapan pun dan di mana pun.
Kesamaan visi tersebut kemudian menjadi dasar untuk menerjemahkan karakter kedua entitas ke dalam desain merchandise.
“Kita coba realisasikan di dalam beberapa merch, di mana karakter CRSL berinteraksi dan hidup berdampingan dengan GIK dalam suatu desain. Harapannya, spirit kedua brand bisa diterima dan sampai ke masing-masing audience,” ujarnya.
Kolaborasi itu tidak hanya mempertemukan dua nama, tetapi juga menggabungkan dua perspektif.
CRSL membawa karakter dari dunia kreatif dan fashion, sedangkan GIK UGM merepresentasikan ruang inovasi dan kreativitas di lingkungan kampus.
GIK UGM Ingin Hadir Lebih Fresh dan Relevan
Direktur Utama GIK UGM, Alfatika Aunuriella Dini menyambut kolaborasi tersebut sebagai langkah untuk menghadirkan identitas GIK dalam bentuk yang lebih dekat dengan keseharian generasi muda.
“Kolaborasi GIK UGM dan CRSL bukan sekadar menghadirkan merchandise, tetapi menciptakan sesuatu yang dekat dengan keseharian dan identitas generasi muda,” jelasnya.
Ia berharap, produk kolaborasi tersebut mampu menghadirkan wajah GIK yang lebih segar sekaligus tetap membawa semangat kreativitas UGM.
“Kami ingin GIK hadir dalam bentuk yang lebih fresh, relevan, dan wearable, sesuatu yang dengan bangga dipakai mahasiswa sekaligus merepresentasikan semangat kreatif UGM,” ungkapnya.
Pesan ‘From Idea to Identity. From Two to One’ kemudian menjadi benang merah kolaborasi CRSL x GIK UGM.
Pesan tersebut menggambarkan proses mempertemukan dua karakter berbeda hingga menghasilkan identitas baru dalam satu karya.
Merchandise CRSL x GIK UGM Rilis di USS Downtown Market
Meski proses kolaborasi dan perkenalan produknya berlangsung di GIK UGM, audiens belum dapat langsung membeli merchandise tersebut di lokasi acara.
CEO dan Creative Director CRSL mengumumkan bahwa merchandise kolaborasi CRSL x GIK UGM akan dirilis secara eksklusif dalam ajang USS Downtown Market Yogyakarta.
Produk tersebut akan tersedia pada 4–6 September 2026 di Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta.
Setelah peluncuran di USS Downtown Market, merchandise kolaborasi ini nantinya dapat dibeli secara eksklusif melalui UGM SHOP GIK UGM.
Kolaborasi ‘After Class’ diharapkan tidak berhenti sebagai peluncuran produk.
CRSL dan GIK UGM ingin menjadikannya sebagai ruang pertemuan dua dunia yang menghasilkan karya dengan cerita, karakter, dan identitas baru.
Bagi generasi muda, kolaborasi ini menawarkan lebih dari sekadar merchandise.
CRSL x GIK UGM menghadirkan gagasan bahwa kreativitas dapat bergerak dari sebuah ide, tumbuh melalui kolaborasi, lalu menjelma menjadi identitas yang bisa dikenakan dan dibawa dalam keseharian. (Ken).
