PROSA.ID, Yogyakarta – Aksi sigap petugas penjaga perlintasan kereta api di Yogyakarta berhasil mencegah potensi kecelakaan serius.
Atas keberanian tersebut, PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memberikan penghargaan kepada Purwono Prasetyo, petugas JPL 349 petak Maguwo–Lempuyangan.
Penghargaan diberikan dalam apel pembinaan di Kantor Daop 6 Yogyakarta, Rabu (6/5/2026), sebagai bentuk apresiasi atas tindakan cepat Purwono dalam mengamankan perjalanan kereta api dari ancaman tabrakan dengan kendaraan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 12.45 WIB. Saat sirine perlintasan sudah berbunyi, sebuah mobil tiba-tiba masuk ke jalur rel di JPL 349. Pengemudi bahkan meninggalkan kendaraan di atas rel dalam kondisi panik.
Melihat situasi berbahaya, Purwono segera menutup palang pintu dan berlari menuju arah datangnya kereta sambil membawa bendera merah untuk memberikan Semboyan 3—tanda darurat agar masinis menghentikan laju kereta.
Kereta akhirnya berhasil mengurangi kecepatan dan berhenti sekitar 300 meter sebelum lokasi, sehingga tabrakan dapat dihindari.
Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, menyampaikan apresiasi tinggi atas tindakan tersebut.
“Aksi kesigapan ini sangat membanggakan dan menunjukkan komitmen insan KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap petugas harus memiliki keberanian dan kecepatan dalam mengambil keputusan saat menghadapi situasi darurat.
Sementara Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi simbol pentingnya peran petugas sebagai garda terdepan keselamatan.
“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk disiplin di perlintasan. Jangan menerobos saat sirine berbunyi atau palang mulai tertutup,” tegasnya.
KAI menekankan bahwa aturan tersebut telah diatur dalam Undang-Undang, di mana pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang.
Keselamatan Tanggung Jawab Bersama
KAI Daop 6 Yogyakarta mengajak masyarakat untuk turut menjaga keselamatan di sekitar jalur rel. Masyarakat juga diminta segera melapor jika melihat potensi bahaya melalui petugas terdekat atau Contact Center KAI121.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian di perlintasan dapat berakibat fatal, namun juga menunjukkan bahwa kesigapan petugas dapat menyelamatkan banyak nyawa. (Ken).
