PROSA.ID, Yogyakarta – Masyarakat yang menghadiri Jogja Coffee Week #6 – Indonesia Coffee Showcase tak hanya bisa menikmati beragam sajian kopi.
KAI Daop 6 Yogyakarta juga hadir membawa berbagai layanan kereta api lebih dekat kepada masyarakat.
Jogja Coffee Week #6 berlangsung pada 4–6 September 2026 di Hall B–C Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.
Dalam event tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta membuka booth layanan untuk memberikan informasi sekaligus melayani kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui booth KAI, pengunjung bisa mendapatkan informasi mengenai perjalanan kereta api, layanan penumpang, hingga berbagai program yang tersedia.
Masyarakat juga dapat melakukan pendaftaran membership KAI secara langsung.
Bisa Daftar Face Recognition di Booth KAI
Tak hanya membership, KAI Daop 6 Yogyakarta juga menghadirkan layanan Face Recognition (FR) di lokasi acara.
Dengan layanan tersebut, masyarakat bisa melakukan proses pendaftaran Face Recognition secara langsung tanpa perlu datang ke stasiun.
Kehadiran booth KAI sekaligus menjadi upaya perusahaan memperluas akses layanan di ruang publik.
Masyarakat dapat memperoleh informasi dan layanan KAI sambil menikmati berbagai kegiatan dalam Jogja Coffee Week.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan keikutsertaan KAI dalam Jogja Coffee Week #6 menjadi bagian dari upaya perusahaan mendekatkan diri dengan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mendukung pengembangan komoditas kopi lokal, UMKM, perekonomian, serta wisata di Yogyakarta.
“Melalui partisipasi dalam Jogja Coffee Week #6 ini, kami ingin memberikan ruang bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat layanan KAI sekaligus dapat melakukan pendaftaran membership dan Face Recognition secara langsung di booth kami,” ujar Feni, Kamia (3/9/2026).
KAI Dukung Kopi Lokal dan UMKM Yogyakarta
Jogja Coffee Week #6 menghadirkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan industri kopi.
Rangkaian acaranya meliputi kompetisi, business summit, talkshow, public cupping, hingga hiburan.
Event ini juga mempertemukan pelaku industri kopi, komunitas, dan masyarakat umum dalam satu ruang.
Bagi KAI Daop 6 Yogyakarta, kehadiran di event tersebut bukan sekadar memperkenalkan layanan transportasi.
Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi kesempatan untuk mendengar kebutuhan dan masukan pengguna.
“Selain memberikan informasi dan layanan, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengarkan kebutuhan dan masukan dari masyarakat. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengenal dan memanfaatkan kereta api sebagai pilihan moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” jelas Feni.
KAI Daop 6 Yogyakarta pun mengajak masyarakat mengunjungi booth KAI selama Jogja Coffee Week #6 pada 4–6 September 2026.
Selain memperoleh informasi layanan kereta api, pengunjung dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendaftar membership dan Face Recognition secara langsung.
Kehadiran masyarakat di event tersebut sekaligus dapat menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kopi lokal, UMKM, serta ekonomi kreatif Yogyakarta. (Ken).
