PROSA.ID, Yogyakarta – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto menyampaikan duka cita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Ia mengenang putra bungsu Proklamator Bung Karno itu sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan seni dan kebudayaan Indonesia.
Eko menilai, Guruh memiliki dedikasi besar dalam menjaga identitas budaya bangsa melalui berbagai karya seni yang lahir sepanjang perjalanan hidupnya.
“Almarhum Guruh Soekarnoputra adalah orang yang baik. Beliau menjadi sosok penjaga kebudayaan Indonesia yang sangat berkomitmen mempertahankan jati diri bangsa melalui karya-karyanya,” kata Eko, Sabtu (26/92026).
Sebagai bentuk penghormatan, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta bersama Baitul Muslimin Indonesia Kota Yogyakarta akan menggelar tahlilan dan doa bersama untuk mendoakan almarhum.
“Insya Allah nanti Sabtu malam ini DPC PDI Perjuangan bersama Baitul Muslimin Indonesia Kota Yogyakarta menggelar Tahlilan dan Doa kagem almarhum Pak Guruh Soekarnoputra,” ujar Eko.
Eko Mengenal Guruh Saat Sama-Sama di Komisi X DPR RI
Eko mengatakan, kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra terbangun ketika Guruh menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI Komisi X.
Saat itu, Eko bertugas sebagai Tenaga Ahli Ketua Komisi X DPR RI.
Komisi tersebut membidangi sejumlah sektor strategis, termasuk pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, dan pariwisata.
“Pada masa pengabdiannya di parlemen tersebut, almarhum aktif memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada pemajuan kebudayaan. Saat itu saya tugas sebagai Tenaga Ahli Ketua Komisi X DPR RI, di mana Pak Guruh adalah Anggota Komisi X,” jelas Eko.
Menurut Eko, Guruh juga konsisten menyuarakan pentingnya pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan pemikiran Tri Sakti Bung Karno.
“Terutama prinsip berkepribadian dalam kebudayaan,” ungkap Eko.
Karya Guruh Jadi Warisan Kebudayaan
Eko menilai kiprah Guruh tidak hanya terlihat melalui pengabdiannya di parlemen.
Jejaknya juga kuat melalui karya seni yang mencakup musik, tari, hingga berbagai pertunjukan kolosal.
Karya-karya tersebut, kata Eko, turut membangun rasa bangga dan nasionalisme masyarakat Indonesia.
Guruh juga dikenal mampu memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern sehingga karya-karyanya tetap relevan bagi berbagai generasi.
“Rekam jejak almarhum dalam merawat kesenian dan kebudayaan nyata adanya,” papar Eko.
Eko kemudian mendoakan agar seluruh amal ibadah dan jasa Guruh Soekarnoputra bagi bangsa mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi suasana duka.
“Kehilangan sosok maestro kebudayaan seperti almarhum tentu meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan dan keluarga Bung Karno, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia,” imbuh Eko.
Menurut Eko, semangat Guruh dalam memperjuangkan kebudayaan Indonesia akan terus dikenang.
“Semangat dan dedikasi yang telah ditinggalkan almarhum akan terus menjadi teladan dan api perjuangan dalam mewujudkan Berkepribadian dalam Kebudayaan akan terus menyala,” pungkasnya. (Ken).
