Home » Polda DIY Cari Jawara Mobile Legends, Dua Tim Melaju ke Kapolri Cup E-Sport 2026

Polda DIY Cari Jawara Mobile Legends, Dua Tim Melaju ke Kapolri Cup E-Sport 2026

Lomba E-Sport Mobile Legends Road to Kapolri Cup E-Sport 2026 di Gedung Promoter Polda DIY, Sabtu (11/7/2026). (istimewa).

PROSA.ID, Yogyakarta – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Lomba E-Sport Mobile Legends Road to Kapolri Cup E-Sport 2026 di Gedung Promoter Polda DIY, Sabtu (11/7/2026).

Kompetisi yang mengusung tema ‘Dream to Become’ itu menjadi ajang seleksi sekaligus pembinaan talenta e-sport di lingkungan Polda DIY.

Sebanyak 15 tim dari Polres dan Polresta jajaran Polda DIY bersaing memperebutkan dua tiket menuju Kapolri Cup E-Sport 2026 yang akan digelar di Jakarta.

Diikuti Tim Terbaik dari Lima Polres

Seluruh peserta merupakan tim terbaik yang sebelumnya lolos dari babak kualifikasi di masing-masing Polres.

Mereka bertanding dalam format kompetitif untuk menentukan wakil Polda DIY pada tingkat nasional.

Pertandingan berlangsung sengit dengan menampilkan strategi, koordinasi tim, dan kemampuan individu para pemain.

Tim Sableng Taksaka Raih Gelar Juara

Setelah melalui serangkaian pertandingan, Tim Sableng Taksaka dari Polresta Sleman berhasil keluar sebagai juara pertama.

Posisi runner-up diraih Tim Nastim Wates dari Polres Kulon Progo.

Sementara peringkat ketiga ditempati Tim Shorttrim dari Polres Bantul.

Wakili DIY ke Kapolri Cup

Hasil tersebut memastikan dua tim terbaik, yakni Sableng Taksaka dan Nastim Wates, berhak mewakili Polda DIY pada ajang Kapolri Cup E-Sport 2026 di Jakarta.

Keduanya akan bersaing dengan wakil dari berbagai kepolisian daerah di Indonesia.

E-Sport Jadi Ruang Pembinaan Talenta

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan mengatakan, perkembangan e-sport telah menjadikannya bagian dari industri kreatif sekaligus cabang olahraga prestasi.

Menurutnya, e-sport mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, membangun komunikasi, dan memperkuat kerja sama tim.

“E-sport merupakan aktivitas positif yang mengajarkan disiplin, komunikasi, strategi, dan kolaborasi. Kami berharap para pemenang dapat membawa nama baik Polda DIY pada ajang Kapolri Cup E-Sport 2026 di Jakarta,” ujar Ihsan.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80

Ihsan menjelaskan, penyelenggaraan turnamen menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Melalui kegiatan tersebut, Polda DIY ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan.

Namun, juga mendukung pengembangan potensi masyarakat di era digital.

“Ruang-ruang kreatif seperti kompetisi e-sport dapat menjadi sarana membangun karakter sekaligus menyalurkan bakat generasi muda,” jelasnya.

Perkuat Solidaritas Personel

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen juga mempererat hubungan antarpersonel di lingkungan Polda DIY.

Pertandingan mendorong peserta membangun kekompakan, komunikasi, dan sportivitas dalam setiap laga.

Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat kebersamaan yang terus dibangun di lingkungan kepolisian.

Dorong Pemanfaatan Teknologi Secara Positif

Polda DIY menilai perkembangan teknologi digital perlu diarahkan pada kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kompetisi e-sport menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi yang mampu melahirkan prestasi sekaligus membuka peluang bagi talenta muda untuk berkembang.

Siapkan Talenta Menuju Level Nasional

Melalui Road to Kapolri Cup E-Sport 2026, Polda DIY berharap semakin banyak atlet e-sport yang lahir dari Yogyakarta.

Ajang ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi para pemain untuk berkompetisi di tingkat nasional sekaligus memperkuat ekosistem olahraga elektronik yang sehat, sportif, dan berprestasi. (Ken).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *