Site icon PROSA.ID

Rayakan Hari Anak Nasional, ARTJOG 2025 Kids Dukung Imajinasi Anak

Salah seorang anak mengikuti program ARTJOG Kids di Jogja Nasional Museum, Jumat (24/7/2025). (Foto : Istimewa).

PROSA.ID, Yogyakarta – Sebagai festival yang berkomitmen pada proses pembelajaran bersama, ARTJOG secara aktif mendukung imajinasi dan kreativitas anak-anak melalui salah satu programnya, yakni ARTJOG Kids.

ARTJOG Kids dirintis sejak tahun 2022 untuk mencapai cita-cita kebersamaan dan kesetaraan, sekaligus menawarkan pendekatan yang unik dan segar dari perspektif anak-anak dalam menciptakan percakapan baru.

Kurator ARTJOG, Bambang ‘Toko’ Witjaksono mengatakan, program ini bukan bertujuan untuk mencetak seniman, namun menjadi pendamping peran orang tua sebagai pendukung utama dalam membangun dan mengasah fondasi yang kuat bagi tumbuh kembang anak.

“Melibatkan anak-anak pada dunia seni merupakan upaya untuk mendorong potensi mereka sejak dini,” katanya di Yogyakarta, Kamis (24/7/2025).

Menurut Bambang, sebagai salah satu metode pembelajaran, seni tidak hanya melatih dan mengembangkan imajinasi anak-anak, tetapi juga secara aktif mendorong peran orang tua dalam mengiringi proses belajar mereka dalam mengekspresikan sesuatu melalui pendekatan kreatif.

“Demi menyertai proses belajar anak, ARTJOG 2025 – Motif: Amalan melibatkan karya seni dari 44 anak dan remaja berusia 6-15 tahun yang telah lolos seleksi,” ujarnya.

Dijelaskan Bambang, dalam agenda tersebut secara khusus mengundang inisiatif seni REcycle-EXPerience dari Bandung sebagai seniman komisi untuk menerjemahkan tema festival dalam program ARTJOG Kids.

Berpijak pada pendekatan eksperimen dan bermain, REcycle EXPerience menyoroti gelombang limbah rumahan yang disebabkan oleh limbah padat anorganik dari beragam produk industri.

Karya instalasi yang berjudul The Love for All Living Creatures, secara interaktif juga mengajak anak-anak dan orang tua untuk merangkai dan mewujudkan barang bekas yang mereka bawa menjadi sebuah karya baru dalam sesi Recycling Art Workshop.

“Agenda ini menjadi momen bagi anak dan orang tua untuk saling mendukung dan menghargai satu sama lain melalui kegiatan bermain. Agenda Recycling Art Workshop akan hadir kembali pada 24 Agustus 2025 di Pendopo Ajiyasa, JNM. Selain itu juga terdapat program Exhibition Tour khusus untuk anak-anak dengan pendampingan yang hadir setiap hari Minggu dan terbuka untuk publik,” lanjut Bambang.

Salah satu perwakilan dari REcycle EXPerience, Evan Driyananda menambahkan, ia percaya bahwa kesadaran terhadap sekitar, seperti tentang lingkungan, perlu disampaikan sejak dini kepada anak-anak.

“Melalui hal-hal ringan, seperti bermain, anak-anak dapat menuangkan imajinasinya dengan sesuatu yang ada di sekitar mereka. Dari hal itu pula, tumbuh kesadaran dan kepekaan tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga kepada orang tua,” katanya.

Pada lokakarya Recycling Art Workshop, lanjut Evan, ia ingin mengajak anak-anak dan orang tua untuk bermain dan berimajinasi bersama.

“Ini sebagai upayadalam merespon dan menyusun benda atau limbah harian menjadi sesuatu baru yang lebih bermakna,” pungkasnya. (Kris).

Exit mobile version