Site icon PROSA.ID

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membludak, KAI Daop 6 Siapkan Layanan Eksklusif untuk Pengguna Access by KAI

Antusiasme masyarakat menyaksikan final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta, Senin (20/7/2026). (prosa/ken).

PROSA.ID, Yogyakarta – Antusiasme masyarakat menyaksikan nonton bareng (nobar) pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol di Stasiun Yogyakarta melampaui ekspektasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta.

Dari target 250 peserta, jumlah pengunjung yang hadir justru melebihi kapasitas yang disiapkan.

Kegiatan yang digelar bersama TVRI itu menjadi agenda perdana PT KAI pada 2026.

Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, KAI memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperkenalkan berbagai layanan digital melalui aplikasi Access by KAI.

Daop 6 Yogyakarta Dipilih Langsung oleh Kantor Pusat

Deputy Daop 6 Yogyakarta, Rahim Ramadani, mengatakan, kantor pusat memilih Daop 6 sebagai lokasi penyelenggaraan setelah mempertimbangkan sejumlah daerah.

Menurutnya, Stasiun Yogyakarta memiliki area yang luas dan beroperasi selama 24 jam sehingga mampu mendukung penyelenggaraan kegiatan berskala besar tanpa mengganggu operasional perjalanan kereta.

“Kantor pusat tidak sembarangan memilih lokasi. Daop 6 dipilih karena memiliki ruang yang memadai dan Stasiun Yogyakarta beroperasi 24 jam,” ujarnya di sela acara, Senin (20/7/2026).

Nobar Perdana KAI pada 2026

Rahim menjelaskan, kegiatan nobar ini merupakan penyelenggaraan pertama yang dilakukan PT KAI pada 2026.

Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi cara baru KAI untuk membangun kedekatan dengan pelanggan di luar layanan transportasi.

“Melalui acara seperti ini, KAI ingin menghadirkan pengalaman berbeda sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat,” jelasnya.

Access by KAI Beri Keuntungan Lebih bagi Pelanggan

Dalam kegiatan nobar, PT KAI juga memperkenalkan berbagai manfaat aplikasi Access by KAI.

Pengguna aplikasi memperoleh fasilitas khusus, termasuk area tempat duduk yang berbeda serta sejumlah keuntungan lainnya selama mengikuti acara.

Rahim mengungkapkan, Access by KAI tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi pembelian tiket, tetapi juga menjadi pintu masuk berbagai program loyalitas pelanggan.

“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat menggunakan Access by KAI karena aplikasinya memberikan berbagai keuntungan tambahan,” ungkapnya.

Antusiasme Warga Lampaui Target

PT KAI semula hanya menyiapkan kuota sekitar 250 peserta.

Namun, jumlah masyarakat yang datang ternyata melebihi kapasitas yang telah direncanakan.

Rahim menyebut, tingginya animo warga Yogyakarta menunjukkan bahwa masyarakat menyambut positif kegiatan yang menggabungkan hiburan dengan pelayanan publik.

Ia membuka peluang agar kegiatan serupa kembali digelar pada masa mendatang apabila mendapat respons yang sama positifnya.

Operasional Kereta Tetap Berjalan Normal

Meski kegiatan berlangsung di area stasiun, PT KAI memastikan seluruh operasional perjalanan kereta tetap berjalan normal.

Sistem informasi perjalanan, pengumuman keberangkatan, hingga pelayanan penumpang tetap berlangsung seperti biasa.

“Kami memastikan penumpang tetap memperoleh pelayanan secara maksimal dan tidak akan ketinggalan kereta karena kegiatan nobar,” tegas Rahim.

Sejumlah Kereta Juga Sediakan Fasilitas Nobar

Tidak hanya di Stasiun Yogyakarta, PT KAI juga menghadirkan layanan nobar di beberapa perjalanan kereta api.

Rahim menjelaskan, fasilitas tersebut hanya tersedia pada kereta tertentu sesuai daftar yang telah ditetapkan perusahaan.

Salah satu kereta yang menyediakan layanan nobar ialah KA Bima.

“Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih menarik sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan,” pungkasnya. (Ken).

Exit mobile version