PROSA.ID, Yogyakarta – KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menghadirkan mesin pengering payung di tiga stasiun untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang selama musim hujan.
Fasilitas ini tersedia di Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan.
Mesin tersebut membantu penumpang mengeringkan payung sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain menjaga barang bawaan tetap praktis, fasilitas ini juga membantu mengurangi tetesan air yang dapat membuat lantai stasiun licin.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, pihaknya menyediakan empat unit mesin pengering payung di tiga stasiun utama.
“Untuk wilayah Daop 6 Yogyakarta, mesin pengering payung tersebut saat ini telah tersebar di tiga lokasi, yakni Stasiun Yogyakarta sebanyak dua unit, Stasiun Lempuyangan satu unit, dan Stasiun Solo Balapan satu unit,” ujar Feni dalam siaran pers, Kamis (29/10/2026).
Cara Praktis Mengeringkan Payung di Stasiun
Penggunaan mesin pengering payung cukup sederhana.
Penumpang hanya perlu memasukkan payung basah ke dalam alat, kemudian menggerakkannya agar lapisan kain mikrofiber di bagian dalam menyerap air dari permukaan payung.
Dengan fasilitas ini, pelanggan tidak perlu langsung menyimpan payung dalam kondisi basah setelah tiba di stasiun.
Langkah tersebut juga membantu menjaga kebersihan area publik yang ramai dilalui penumpang.
Feni menjelaskan, penyediaan mesin pengering payung merupakan bagian dari upaya KAI Daop 6 untuk menyesuaikan pelayanan dengan kondisi cuaca.
“Kami juga tetap mengutamakan keselamatan pelanggan, terutama ketika hujan meningkatkan risiko lantai licin,” jelas Feni.
Menurut dia, inovasi layanan tidak hanya berkaitan dengan perjalanan kereta api, tetapi juga mencakup kenyamanan penumpang selama berada di lingkungan stasiun.
Lengkapi Fasilitas untuk Kenyamanan Pelanggan
Selain mesin pengering payung, KAI Daop 6 Yogyakarta terus menyediakan berbagai fasilitas penunjang di stasiun.
Fasilitas tersebut meliputi pembersih sepatu, water station, ruang tunggu dengan kursi empuk, ruang menyusui, area bermain anak, serta akses yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Berbagai fasilitas itu mendukung kebutuhan pelanggan dari beragam kelompok, termasuk keluarga yang membawa anak dan penumpang yang membutuhkan aksesibilitas khusus.
Feni berharap, penambahan dan pengembangan fasilitas tersebut dapat meningkatkan pengalaman pelanggan selama menggunakan kereta api.
“Kami berharap inovasi-inovasi yang terus dihadirkan dapat meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan. Ke depannya, KAI akan terus berupaya menghadirkan solusi dan layanan transportasi terbaik bagi Indonesia,” pungkasnya. (Ken).

