PROSA.ID, Yogyakarta – Tim SAR Gabungan mengevakuasi seorang perempuan lanjut usia yang tercebur ke dalam sumur di Dusun Kalijoho, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Jumat (19/6/2026) petang.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sumur sedalam sekitar delapan meter.
Humas Kantor SAR Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengatakan korban bernama Tri Wahyuni (80), warga Dusun Kalijoho RT 06, Argosari, Sedayu, Bantul.
Kantor SAR Yogyakarta menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.07 WIB.
Setelah menerima informasi, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, korban hendak mandi dan mengambil air dengan cara menimba dari sumur. Diduga korban terpeleset sehingga terjatuh ke dalam sumur,” kata Pipit.
Tim Gunakan Teknik Vertical Rescue
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan segera melakukan asesmen dan menyiapkan proses penyelamatan.
Petugas menggunakan peralatan Vertical Rescue serta Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) karena kondisi sumur yang sempit dan memiliki risiko kekurangan oksigen.
Tim kemudian menurunkan personel ke dalam sumur untuk menjangkau korban yang berada di dasar sumur dengan kedalaman sekitar delapan meter.
“Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi dengan memperhatikan aspek keselamatan personel mengingat kondisi ruang terbatas di dalam sumur,” ujar Pipit.
Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Setelah melakukan proses evakuasi selama kurang lebih satu jam, petugas berhasil mengangkat korban dari dalam sumur pada pukul 18.05 WIB.
Namun, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan.
“Pada pukul 18.05 WIB, korban berhasil dievakuasi dari kedalaman kurang lebih delapan meter dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.
Usai proses evakuasi, petugas menyerahkan korban kepada pihak kepolisian dan tenaga medis dari Puskesmas Sedayu untuk menjalani pemeriksaan dan identifikasi.
Setelah seluruh prosedur selesai dilakukan, petugas menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa tersebut menambah daftar kecelakaan rumah tangga yang melibatkan sumur warga.
Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sumur, terutama bagi lansia yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecelakaan akibat terpeleset atau kehilangan keseimbangan. (Frista).

